Ketika Pria Harus Memilih

Sebuah percakapan antara seorang gadis dan seorang remaja pria.

Gadis     : “Pelan-pelan. Saya takut.”

Pria        : “Tidak, ini menyenangkan.”

Gadis     : “Tidak, ini sungguh tidak menyenangkan. Ini menyeramkan. “

Pria        : “Katakan kalau Kau mencintaiku.”

Gadis     : “Ya, aku mencintaimu. Pelan-pelan!”

Pria        : “Sekarang, peluk saya dengan erat.” (Gadis itu memeluk sang pria)

Pria        : “Bisakah kau membuka helm saya dan kau pakai? Ini benar-benar mengganggu saya.”

Berita di koran pada hari berikutnya: Sebuah sepeda motor menabrak gedung karena rem blong. Dua orang berada di atas sepeda motor, tetapi hanya satu yang selamat.

Yang sebenarnya terjadi adalah, saat setengah jalan, pria itu menyadari remnya blong. Ia tidak ingin membiarkan gadis itu tahu. Ia ingin gadis itu mengatakan bahwa ia mencintainya dan memeluknya untuk terakhir kali. Saat itu ia memang mengenakan helm, maka ia ingin agar gadis itu yang memakai helmnya agar tetap hidup.

Pengorbanan yang sungguh besar untuk orang yang dicintainya.
(Intisari-Online.com)

0 komentar:

Post a Comment

Blog Auto Approve Comments with Chapta (Blog komentar tampil setelah mengisi kode / verifikasi gambar terlebih dahulu).

Mohon menuliskan komentar Mas Mbro Bos dengan bahasa yang baik, tidak mengandung Sara, Pornografi, dan Provokasi Pihak lain.

Terima kasih atas kesediaan Mas Mbro Bos dimanapun berada (",)

Salam,

Follow by Email